


Bina Karta Lestari (BINTARI) Foundation is a non-governmental organizations engaged in environmental management to achieve sustainable development.
BINTARI is independent, nonprofit, and not oriented toward practical politics.
| Produk Properti Ramah Lingkungan Tak Perlu Mahal |
|
KOMPAS/LASTI KURNIA Panel tenaga surya terpasang di atap masjid di Desa Cidahu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (15/5). Baru 10 dari 50 rumah di kampung itu yang mampu membeli panel listrik tenaga surya.JAKARTA, KOMPAS.com — Produk properti ramah lingkungan memang membutuhkan biaya. Akan tetapi, produk ramah lingkungan tidak perlu selalu mahal, apalagi kalau dilihat manfaatnya untuk jangka panjang. "Seperti penerangan di ruang perkantoran dengan rancangan arsitektur sedemikian rupa dapat memanfaatkan cahaya matahari," ungkap arsitek bidang hemat energi, Tri Harso Karyono di Jakarta, Senin kemarin. Tri yang berbicara dalam dialog pembangunan properti berwawasan lingkungan mengatakan, banyak bangunan modern saat ini sudah mengadopsi rancangan ramah lingkungan. "Saat ini sejumlah gedung sudah mengadopsi teknologi yang memungkinkan penggunaan peralatan listrik seperti pendingin ruangan dan lampu lebih hemat menyesuaikan kebutuhan," ujarnya. Namun, bagi yang belum mengadopsi teknologi seperti ini dapat dilaksanakan secara manual, yakni meminta karyawan mematikan peralatan listrik saat tidak dipakai. Sementara itu, Ketua Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Budi Haryanto mengatakan, desain gedung yang tidak mendapatkan udara yang cukup membuat produktivitas turun. "Kecenderungan ruangan yang tetutup meski berpendingin ruangan memiliki kandungan CO2 dalam jumlah signifikan sehingga karyawan mudah mengantuk, bahkan ada korelasi dengan penurunan tekanan darah," tuturnya. Kemudian banyak komponen bahan bangunan yang mengandung radio aktif sehingga penghuni mengalami gejala sakit kepala maupun gangguan tekanan darah atau dikenal sebagai SBS (Sick Building Syndrome), jelasnya. Peraturan Menteri No 34/2006 tentang Penyelenggaraan Prasarana, Sarana, dan Utilitas menyebutkan, pembangunan kawasan perumahan merupakan aspek terpenting tersedianya prasarana drainase agar kawasan tidak tergenang saat musim hujan. Sementara itu, Direktur Marketing PT Modernland Realty Ronny E Mongkar mengatakan, konsep pembangunan berwawasan lingkungan sudah diterapkan dalam proyek terbaru di kawasan Modernhill Pondok Cabe. Tata letak bangunan proyek yang dinamakan kluster Tranquility disesuaikan dengan kondisi lahan di sana, yakni terasering sehingga sistem drainase berjalan lancar, bersih, dan bebas banjir. Kluster seluas 84.800 meter persegi memiliki lahan hijau 70 persen, memperkecil perubahan kontur tanah, serta posisi bangunan 15 meter dari garis sempadan sungai (GSS). AC Sumber: Ant
|
| Latest News |
| Programs |
| Photo Gallery |
| Contact Us |
| Jalan Tirto Agung | |
| Barat V No. 21 | |
| Kel. Pedalangan | |
| Kec. Banyumanik | |
| Semarang | |
| Jawa Tengah | |
| Indonesia | |
| +62 24 70777220 | |
| +62 24 70777220 |